Minggu, 04 September 2016

Bahaya Mendengar Musik Menggunakan Earphone

Hati-hati Mendengar Musik


Orang lalu-lalang mengenakan earphone di telinga kini menjadi pemandangan yang sangat biasa. Contohnya: di jalanan, mal, pusat kebugaran, dalam kendaraan, atau dalam kelas. Kemudahan yang di tawarkan gadget, membuat orang mendengarkan musik lebih sering dan dalam jangka waktu lebih panjang dibandingkan sebelumnya.

Akan tetapi, hati-hati. Sesuatu yang menyenangkan belum tentu baik bagi kesehatan Anda. Mendengar musik terlalu keras dapat mengakibatkan gangguan pendengaran yang menuju pada ketulian. Laporan majalah Newsweek tahun lalu menyebutkan, lebih dari 28 juta orang Amerika mengalami kehilangan pendengaran pada tingkat tertentu dan jumlahnya diperkirakan terus meningkat hingga mencapai 78 juta pada tahun 2030.

Telinga yang terekspos suara di atas 85 dB dapat mengakibatkan kehilangan pendengaran permanen, tergantung pada tingkat volume suara dan berapa lama mendengarkan. Semakin keras dan semakin lama, semakin cepat telinga kehilangan pendengaran. Di sisi lain, semakin dekat sumber ke gendang telinga, maka semakin tinggi tingkat suara. Jadi, earphone (yang dimasukkan ke dalam telinga) relatif lebih beresiko dibandingkan headphone (yang ditempelkan ke telinga).

Apa yang dapat dilakukan? Jangan mendengarkan musik menggunakan headphone lebih dari satu jam per hari. Untuk tipe earphone, tentu saja harus di bawah itu. Sangat dianjurkan untuk mengecilkan volume suara dan berikan kesempatan bagi telinga beristirahat. Dibutuhkan waktu 18 jam bagi telinga untuk "normal" kembali setelah didera musik keras secara intensif.

Cara merawat monitor laptop

Cara Merawat Monitor Laptop yang Baik dan Benar

Salah satu Hardware penting dalam laptop adalah LCD monitor. Perawatan yang tepat adalah kunci agar LCD monitor laptop awet dan tahan lama. Sebab, jika terjadi kerusakan, bukan hanya harga yang harus kita bayar mahal untuk memperbaikinya, tetapi tugas-tugas kita akan terbengkalai karenanya.

Sebagai pengguna laptop yang baik, sudah semestinya kita menguasai cara perawatan monitor laptop yang baik. Berikut beberapa cara perawatan monitor laptop yang baik dan benar.

1. Simpanlah laptop dalam tas agar monitor terhindar dari           debu saat tidak digunakan.

2. Hindari menyentuh layar laptop dengan tangan apalagi             dengan benda-benda yang keras.

3. Dilarang menyemprotkan cairan pembersih secara langsung     ke layar laptop.

4. Jangan meletakkan benda-benda berat di atas laptop.                 Apalagi kalau laptopnya berada di dalam tas, jangan sampai     tertekan keras oleh buku dan benda lain.

5. Pelan-pelan saja saat menutup laptop, jangan menekan               apalagi membanting.

6. Gunakan pembersih standar dan bacalah petunjuk                     penggunaannya.

7. Jangan menggunakan pembersih yang mengandung amonia       dan alkohol. Tanyakanlah kandungannya kepada penjual.

Semoga cara-cara diatas dapat membantu kalian semua.....

Cara Screen Shoot di Laptop

Cara Agar Membuat Screenshot pada Laptop


Pasti semuanya pada tahukan apa itu screenshot ? 

Screenshot adalah suatu gambar yang di ambil oleh suatu gadget untuk memotret tampilan yang tampak di layar. Biasanya screenshot digunakan untuk mendemostrasikan suatu program, bisa dijadikan barang bukti, dan masih banyak lagi.....

Tapi apa kalian tahu cara untuk screenshot di Laptop ? Banyak orang yang tahu cara screenshot di handphone, tapi apa kalian tahu cara untuk screenshot di laptop? Baiklah, pada kesempatan ini saya akan memberi tahu kalian cara untuk screenshot di laptop. 

Berikut adalah cara untuk Screenshot di Laptop.

1. Pertama-tama, kalian harus mencari tombol 'prt sc sysrq' pada         keyboard kalian. Tempatnya akan saya tunjukkan pada gambar         berikut.

2. Kedua, tandai kawasan yang akan kalian screenshot. (sorry gk         ada gambarnya.)

3. Ketiga, tekan tombol 'ctrl + S'. Seperti gambar berikut.


4. Keempat, pilih tempat dimana kalian mau menyimpan                     screenshot yang tadi. Contohnya di gambar berikut.


5. Kelima, setelah itu 'klik' tombol save, seperti gambar diatas.


Sekian langkah-langkah untuk screenshot pada laptop. 
Semoga langkah-langkah tersebut bermanfaat buat kalian semua....

Tips Agar Tidak Kesetrum

Tips Agar Casing Tidak Mengalirkan Listrik (Nyetrum)

Apakah Anda pernah kesetrum casing komputer? Meskipun listrik liar yang mengalir di casing komputer tidak terlalu besar, tetapi efek kejutnya sering membuat kita kaget. Bahkan, sebagian dari kita takut memegang casing komputer karena khawatir terkena kejutan listrik yang mematikan.


Berikut ini cara mengatasi casing yang menyetrum.

1. Siapkan kabel kurang lebih 1 meter dan paku.

2. Kupas kedua ujung kabel menggunakan tang pemotong ataupun       gunting.

3. Matikan komputer dan cabut kabelnya dari steker listrik.

4. Kendurkan satu baut casing yang menahan power supply.

5. Lilitkan salah satu ujung kabel yang telah dikupas di badan baut.

6. Kencangkan kembali baut penahan power supply ke casing               komputer.

7. Lilitkan ujung kabel yang lain di paku.

8. Tancapkan paku di dinding atau lantai rumah Anda sehingga           sistem grounding menjadi semakin baik.

Semoga langkah-langkah diatas bisa bermanfaat. 

Sopan Santun Dalam Bertelepon

Sopan Santun Bertelepon


Telepon kini telah menjadi bagian dari kehidupan. Rasanya hampir setiap orang pernah melakukan komunikasi menggunakan telepon, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Di samping pesan yang disampaikan, cara penyampaian saat pertelepon juga berpengaruh. Selain itu, efisiensi dan efektivitas penggunaan telepon juga penting. Telepon emang bisa dipakai untuk berbicara panjang-lebar mengenai hal-hal yang kurang penting. Tentu saja hal tersebut bukan pada tempatnya dilakukan, sedangkan banyak panggilan telepon lain yang cukup penting.

Berikut ini sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan komunikasi melalui telepon.

1. Berlakulah sopan.

Sopan santun akan membuat orang merasa dihargai. Jangan pernah menganggap remeh sebuah panggilan telepon meskipun Anda dalam keadaan sibuk dan telepon yang masuk tersebut tampaknya sepele. Usahakan tetap menjawabnya dengan sopan dan menyingkat pembicaraan menjadi efektif, tanpa membuat orang merasa diabaikan.

2. Siapkan kertas dan alat tulis.

Anda tidak dapat mengingat setiap nama atau nomor telepon orang lain. Akan tampak sangat tidak profesional jika Anda harus menanyakan sesuatu hal yang sebelumnya telah diberitahukan. Catatan kecil juga akan membantu jika Anda memperoleh informasi yang cukup rinci, seperti jumlah angka, alamat, dan tanggal.

3. Bicaralah yang jelas dan langsung menuju pokok persoalan.

Hubungan telepon berbeda dengan pembicaraan langsung, yang Anda dapat menatap wajah lawan bicara. Suara menjadi satu-satunya hal yang dapat diserap oleh lawan bicara Anda. Oleh karena itu, jangan sampai ucapan tidak jelas sehingga lawan bicara Anda salah tangkap. Begitu pun, jangan sampai pembicaraan melebar sehingga waktu terbuang percuma. 

Sejarah dari Mouse

Sejarah Mouse

Mouse (tetikus) adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain dengan keyboard. Mouse berbentuk seperti seekor tikus yang menjadi asal nama bahasa Inggrisnya (mouse).



Mouse pertama kali diciptakan pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart dengan 1 tombol dan terbuat dari kayu. Model kedua sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Pada 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan mouse yang dapat mengetahui posisi X-Y pada layar komputer. Mouse ini dikenal dengan nama "X-Y Position Indicator".

Bentuk mouse yang umum adalah dua tombol - masing-masing di kiri dan kanan yang bisa "diklik". Meskipun begitu, komputer-komputer Macintosh umumnya menggunakan mouse satu tombol.

Mouse bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh sebuah permukaan yang keras dan rata. Mouse yang lebih baru biasanya tidak mempunyai bola, tetapi menggunakan sinar optik untuk mendeteksi gerakan pemakai. Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik itu yang berbasis radio, inframerah, maupun Bluetooth.

Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan mouse memakai laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 dpi. Versi terbaru bahkan bisa mencapai 4.800 dpi. Biasanya, mouse semacam ini diperuntukkan untuk para pemain game.

Sabtu, 03 September 2016

TIPS MEMBELI CASING KOMPUTER

Tips Membeli Casing Komputer yang Baik

Casing merupakan tempat untuk menyimpan dan menaruh berbagai perangkat hardware dari komputer kita, seperti hard disk, memori, DVD ROM, motherboard, dan power supply. Memilih casing yang baik adalah salah satu solusi untuk mendapatkan casing yang performa yang berkualitas.

Ada begitu banyak merek casing di pasaran. Masing-masing bervariasi dari harga hingga ukurannya. Jika pada generasi awal komputer kita mengenal casing model desktop (tidur), sekarang lebih populer casing model tower (berdiri). Saat Anda membeli casing komputer, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini.


1. Merek casing dan power supply harus sama

Perlu Anda ketahui bahwa casing komputer itu satu paket dengan power suplly-nya. Dengan demikian, jika Anda membeli casing merek A pastikan power supply-nya juga merek A. Jika Anda membeli casing merek B maka power supply-nya harus B juga.

2. Sirkulasi udara baik

Casing yang baik harus memiliki sistem sirkulasi udara yang baik. Hal ini dikarenakan saat komputer bekerja, ada konversi energi sampingan, yaitu panas. Jika panas ini tidak bisa keluar dari perangkat komputer di dalam casing dengan baik maka akan merusak komponen yang ada di dalamnya. Salah satu akibat dari tidak baiknya sirkulasi udara pada casing komputer adalah hang atau ngadat karena prosesor kepanasan. Jadi, pastikan saat membeli casing memiliki sirkulasi udara yang baik.

3. Bahan casing berkualitas

Perhatikan dengan baik bahan casing komputer Anda. Jangan membeli casing dengan bahan yang buruk. Salah satu ciri dari casing yang berbahan buruk yaitu badan casing masih mengalirkan aliran listrik sehingga terkadang kita kena loncatan listrik (kesetrum). Bahan casing yang baik memiliki sistem grounding yang baik.

4. Ukuran casing sesuai dengan kebutuhan

Pastikan saat membeli casing, Anda telah memiliki setidaknya rancangan alat yang akan Anda tempatkan di dalamnya. Ukuran casing yang terlalu kecil akan menyebabkan peralatan menjadi berjubel di dalam sehingga mengganggu sirkulasi udara.

5. Periksa kondisi casing sebelum Anda bawa pulang

Periksa terlebih dahulu kondisi casing saat Anda membelinya. Terkadang setelah memilih modelnya, kita langsung diberi casing dari dalam kardus. Periksalah kondisi casing tersebut. Pastikan tidak ada bagian yang cacat.